Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2025

Aksi Demonstrasi Masyarakat lanjutan Di Gedung DPRK Kabupaten Maybrat Terkait Pencaplokan Administrasi Kampung

Gambar
Maybrat,  Provinsi Papua Barat Daya Aksi demonstrasi spontan digelar masyarakat Kampung Nauwita, aksi ini di mulai dari pukul 9 Pagi aksi arak arakan dari ujung kampung Nauwita Suwian, Koma, ke ujung ibu kota Kumurken gedung DPRK Kabupaten Maybrat. masa aksi menemui DPRDK Kabupaten Maybrat, pada Rabu, (20/8/2025). Melalui pesan WhatsApp . Massa yang dipimpin tokoh pemuda Septer Nauw menuntut DPRK Kabupaten maybrat agar segera menindaklanjuti aspirasi mereka terkait pemindahan administrasi kampung serta perubahan nama kampung yang sejak 2023 belum dijalankan. Septer Nauw, koordinator aksi demo, dalam orasinya menegaskan bahwa aspirasi warga Kampung Nauwita sudah lama disampaikan, namun hingga kini masih diabaikan. Saya sebagai koordinator aksi demo dari Kampung Nauwita, Distrik Ayamaru Utara Timur, menyampaikan bahwa hari ini kami datang menuntut agar DPRK yang terhormat jangan lagi menahan aspirasi kami. Karena proses Administrasi yang terjadi pada kampun...

Aksi Demonstrasi Spontan digelar Masyarakat Kampung Nauwita Mendesak Pemerintah Kabupaten Maybrat : Tuntaskan Polemik Administrasi Aspirasi Kampung Nauwita

Gambar
Maybrat, Papua Barat daya Aksi demonstrasi spontan digelar masyarakat Kampung Nauwita, aksi ini di mulai dari pagi jam 9 Pagi aksi arak arakan dari ujung kampung Nauwita ke ujung ibu kota distrik ayamaru Utara masa aksi menemui pemerintah Distrik Ayamaru Utara, Kabupaten Maybrat, pada Senin (19/8/2025). Melalui pesan WhatsApp . Massa yang dipimpin tokoh pemuda Septer Nauw menuntut pemerintah distrik maupun kabupaten agar segera menindaklanjuti aspirasi mereka terkait pemindahan administrasi kampung serta perubahan nama kampung yang sejak 2023 belum dijalankan. Septer Nauw, koordinator aksi demo, dalam orasinya menegaskan bahwa aspirasi warga Kampung Nauwita sudah lama disampaikan, namun hingga kini masih diabaikan. Saya sebagai koordinator aksi demo di Kampung Nauwita, Distrik Ayamaru Utara, menyampaikan bahwa hari ini kami datang menuntut agar pemerintah jangan lagi menahan aspirasi kami. Tahun 2023 kami sudah masukkan dua poin aspirasi: yang pertama pemindahan administra...

Ibadah Penyegaran Iman PAM Jemaat GKI Pengharapan Kikiso

Gambar
Teminabuan, 14 Agustus 2025  Sore yang cerah menyinari tanah Ku Tehit, Kompleks Kikiso, menghadirkan suasana damai ketika lonceng gereja berdentang merdu, memanggil anak-anak Persekutuan Anak Muda (PAM) Jemaat GKI Pengharapan Kikiso untuk datang dan beribadah kepada Tuhan yang disembah. Tepat pukul 16.00 WIT, satu per satu anak muda mulai bergerak dari rumah mereka menuju Gedung Gereja GKI Pengharapan Kikiso untuk mengikuti ibadah penyegaran iman yang dipimpin langsung oleh Ibu Pdt. Eshter N. Afasedanys, S.Th Sebelumnya, kegiatan ibadah anak-anak PAM terbagi dalam empat rayon. Namun, seiring waktu, jumlah peserta ibadah mulai berkurang. Sebagian anak muda melanjutkan pendidikan ke luar daerah, sehingga tidak dapat lagi terlibat secara aktif di dalam jemaat. Ada pula yang telah menikah dan, sesuai aturan gereja, bergabung ke dalam persekutuan PW (Persekutuan Wanita) dan PK (Persekutuan Kaum Bapak). Meski begitu, PAM Kikiso tetap semangat menjaga komitmen p...

Jerit Sungai Kohoin: Elegi Sampah di Ujung Harapan

Gambar
Teminabuan, 13 Agustus 2025  Kala matahari menggantung damai di langit Teminabuan, angin menyapu lembut pepohonan yang rimbun, dan cahaya siang menari di atas permukaan air. Sungai Kohoin, yang dahulu mengalir tenang dan jernih bak kristal di pangkuan tanah Papua Barat Daya, kini menangis dalam diam. Air terjunnya masih mengalir indah, namun di bawah permukaan itu, mengendap luka yang tak terlihat mata — sampah plastik berserakan, botol kosong tak bernyawa, limbah rumah tangga yang hanyut tanpa arah. Siapa yang bertanggung jawab atas ini semua? Masyarakat sekitar, terutama para nelayan yang hidupnya bergantung pada aliran sungai, kini hanya bisa mengeluh lirih. Jaring mereka yang dulu dipenuhi ikan, kini justru menjaring tumpukan plastik. Sungai Kohoin bukan lagi sahabat yang memberi, tapi menjadi cermin dari kelalaian manusia yang abai akan alam. Padahal, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah telah lama mengatur: Sampah harus dikelola secara terp...

Pencemaran Sampah di Kabupaten Sorong Selatan Sangat Mengancam Lingkungan

Gambar
Teminabuan, 7 Agustus 2025 Panasnya siang matahari di Teminabuan, ibu kota Kabupaten Sorong Selatan, tak lagi mampu menyamarkan luka yang terbuka lebar akibat pencemaran lingkungan. Cahaya yang biasanya menyiratkan harapan, kini seolah menyinari bayangan gelap tumpukan sampah yang berserakan di sudut-sudut kota. Seakan-akan tak ada tempat pembuangan sampah yang layak, atau jika pun ada, tak ada kesadaran kolektif untuk menggunakannya dengan benar. Sampah plastik, botol, dan limbah rumah tangga lainnya berserakan di jalanan, menyumbat drainase, dan mencemari sungai serta laut di Sorong Selatan. Fenomena ini bukan sekadar masalah estetika. Ini adalah ancaman nyata bagi keberlanjutan hidup. Jika tidak ada upaya serius, maka dalam waktu 10 tahun mendatang, masyarakat Sorong Selatan akan menghadapi krisis lingkungan yang jauh lebih buruk: air tercemar, ekosistem rusak, dan meningkatnya penyakit berbasis lingkungan. Kegagalan Tata Ruang dan Kurangnya Pengelolaan Sampah Meskipun t...

Pemuda Tehit Mengemis di Tanahnya Sendiri”

Gambar
Teminabuan, 6 Agustus 2025. Langit Sorong Selatan bersih dari awan. Matahari menggantung rendah, menyiramkan cahaya hangat ke atap-atap rumah dan dedaunan yang tak pernah lelah menyambut siang. Cuaca seindah itu seolah ingin menyembunyikan luka yang pelan-pelan membusuk di tanah ini. Di jantung Distrik Teminabuan titik nadi perekonomian, tempat segala jenis usaha berdenyut dari pagi hingga petang sekelompok pemuda tengah bersiap. Mereka adalah Panitia Seminar Pembangunan Sumber Daya Manusia Sorong Selatan. Sore itu, pukul lima, mereka hendak melakukan rapat evaluasi. Namun langkah mereka tertahan di ambang sebuah warung kopi. Pemilik warung, dengan nada tinggi dan wajah yang tak ramah, menyembur kemarahan kepada para pemuda itu—anak-anak asli Tehit, pemilik sah tanah tempat kaki warung itu berpijak. “Kamu datang duduk diskusi di sini boleh,” katanya tajam, “tapi jaga makan pinangmu! Jangan buang sembarang ludah pinang. Juga jangan terlalu sering datang gopi di sini, nanti t...

HUT Kabupaten Sorong Selatan ke 22 Tahun & HUT Republik Indonesia ke 80 Tahun Bupati Sorong Selatan Serahkan 1000 Bendera.

Gambar
Teminabuan, Bupati Sorong Selatan Petronela Krenak S Sos.M.Tr AP Menyerahkan 1000 Bendera Merah Putih kepada warga Masyarakat di 15 Distrik Se Kabupaten Sorong Selatan. Dalam Prosesi Penyerahan benderah merah putih diserahkan oleh Bupati Sorong Selatan secara simbolis di dampingi Wakil Bupati Sorong Selatan Yohan Bodori S.Sos M.Tr AP  dan Plt Sekda Sorong Selatan Agustinus Wamafma S Hut M Tr AP diterima oleh Perwakilan 6 kepala Distrik dari 15 Distrik yang ada di Sorong Selatan  saat pelaksanaan Apel Senin bertempat di lapangan Trinarti Teminabuan 04 Agustus 2025. Bupati Sorong Selatan Petronela Krenak S Sos.M.Tr AP dalam arahanya menjelaskan bahwa Patut  kita syukuri atas perjuangan para pejuang Republik Indonesia RI dan pejuang  parah Tim 13 Yang mana atas kerja keras mereka bisa menghadirikan kabupaten  Sorong Selatan yang kota hari ini menikmati hasilnya selama ini. "Hari ini Sorong  Selatan jadi berkat bagi semua orang yan...

Inisiatif mahasiswa Sorong Selatan di Manokwari untuk membenahi kekurangan di asrama sorsel di Manokwari Papua Barat

Gambar
Manokwari, west familiy pesemis- Papua Barat - Sejumlah mahasiswa Sorong Selatan di Manokwari mahasiswa lama dan juga mahasiswa baru masuk kuliah di universitas Papua Manokwari mereka berinisiatif untuk bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan dan kekurangan di asrama sorsel Manokwari. Manokwari, Sabtu 2 Agustus 2025. Salmon wagarefe selaku sekretaris asrama menyampaikan apresiasinya kepada semua mahasiswa yang sudah berinisiatif untuk melakukan kerja sama gotong royong ini guna memenuhi kebutuhan di asrama sorsel Manokwari Hal ini merupakan tanggung jawab pemerintah daerah kabupaten Sorong Selatan oleh sebab itu ia berharap agar kedepannya pemerintah daerah Sorong Selatan aktif untuk menjangkau dan melihat langsung mahasiswa Sorong Selatan di Manokwari Dengan kebutuhan dan kekurangan mereka seperti fasilitas asrama yang masih kurang Mahasiswa Sorong di Manokwari berjumlah, laki laki 24 mahasiswa dan perempuan.24 jadi berjumlah semua,48 mahasiswa Sorong Selatan ...

Salmon Wagarefe Sekretaris Asrama mahasiswa Sorong Selatan Apresiasi terhadap seluruh mahasiswa Sorong Selatan Di Kota Studi Manokwari

Gambar
Manokwari, west familiy pesemis-Papua Barat- Sejumlah mahasiswa Sorong Selatan di kota studi Manokwari mahasiswa lama dan juga mahasiswa baru masuk kuliah di Universitas Papua Manokwari mereka berinisiatif untuk bekerja sama demi memenuhi kebutuhan dan kekurangan di asrama mereka" sorsel Manokwari.Sabut, 2 Agustus 2025. Salmon wagarefe selaku sekretaris asrama menyampaikan apresiasinya kepada semua mahasiswa yang sudah berinisiatif untuk melakukan kerja sama gotong royong ini guna memenuhi kebutuhan di asrama sorsel Manokwari Hal ini merupakan tanggung jawab pemerintah daerah kabupaten Sorong Selatan oleh sebab itu ia berharap agar kedepannya pemerintah daerah Sorong Selatan aktif untuk menjangkau dan melihat langsung mahasiswa Sorong Selatan di Manokwari Dengan kebutuhan dan kekurangan mereka seperti fasilitas asrama yang masih kurang Mahasiswa Sorong di Manokwari berjumlah, laki laki 24 mahasiswa dan perempuan.24 jadi berjumlah semua,48 mahasiswa Sorong Selatan De...