Membangun Masa Depan di Tengah Tantangan: Asa dari Pelatihan Komputer di Saifi

​Saifi, 9 Oktober 2025.
​Pagi yang indah mempesona di ujung Tanjung Kampung Tirwanggo, alam semesta menyambut kita dengan segala kekayaannya. Di pagi hari ini, hiruk pikuk kehidupan perlahan dimulai. Muda-mudi dan orang tua satu per satu meninggalkan kediaman mereka, membawa peralatan kerja, sebagian menuju laut, sebagian lagi ke hutan.

​Waktu menunjukkan pukul 09.00 pagi waktu Papua. Sejumlah anak muda mulai bergerak, bersemangat untuk mengikuti Pelatihan Komputer yang diselenggarakan oleh Yayasan Bengkel Kerja Papua. Pelatihan ini direncanakan berlangsung kurang lebih sepuluh hari.

​Perjalanan yang ditempuh mungkin kurang mulus kondisi jalanan yang belum memadai namun hal ini sama sekali tidak membatasi semangat belajar. 

Baik bapak, ibu, maupun anak-anak muda ini, semua hadir dengan tekad untuk mengubah pola pikir melalui penguasaan keterampilan komputer.

​Mereka menyadari bahwa perkembangan zaman menuntut adaptasi. Kini, hampir semua pekerjaan melibatkan penggunaan komputer dan laptop. Kesadaran inilah yang mendorong mereka untuk berjuang dan berkomitmen mengikuti pelatihan ini hingga tuntas.

​Yayasan Bengkel Kerja Papua tidak hanya hadir untuk memberikan pelatihan; mereka melakukannya secara gratis, bahkan juga memberikan sertifikat gratis kepada setiap peserta. Ini adalah bekal berharga yang dibagikan tanpa biaya.

​Perjalanan pun membawa kami ke Kampung Manggroholo, lokasi pelatihan ini diadakan. Di sinilah pelajar dari jenjang SD, SMP, SMA, dan juga para orang tua, berkumpul untuk menimba ilmu komputer.

​Menyongsong Nubuatan dan Kemandirian Lokal ​Harapan besar menyertai kegiatan ini. Pelatihan Komputer yang diselenggarakan oleh Yayasan Bengkel Kerja Papua bertujuan agar anak-anak muda Papua siap bersaing di atas tanah mereka sendiri.
​Ini adalah langkah nyata dalam menyongsong 100 tahun Nubuatan Pdt. Izaak Samuel Kijne. Sudah saatnya Orang Papua bangkit dari ketertinggalan dan berdiri tegak, mandiri, di atas tanah kelahiran.

​Yayasan Bengkel Kerja Papua tidak hanya membagikan ilmu komputer, tetapi juga keterampilan praktis lain: Pelatihan Pembuatan Pentolang, Es Krim, Keripik, Mi Instan, Kue Brownies, dan pengolahan berbagai produk lainnya yang berbahan dasar sagu.

​Tuhan telah menganugerahkan alam yang kaya dan sagu yang melimpah. Oleh karena itu, kita didorong untuk memanfaatkan dan mengembangkan potensi lokal ini sesuai kebutuhan, agar kita mampu bersaing dan berdiri sejajar dengan pihak lainnya.

​Permintaan Akses dan Infrastruktur ​Meskipun semangat belajar membara, kami berharap proses pengerjaan jalan di Saifi dapat dipercepat dan diselesaikan. Di masa depan, kegiatan-kegiatan penting seperti ini pasti akan lebih mudah kami ikuti jika akses jalan memadai.

​Selain itu, ketersediaan jaringan internet yang stabil juga merupakan kendala utama. Dengan kondisi jalan yang kurang baik dan minimnya akses internet, kami sangat kewalahan dalam melaksanakan dan mengikuti berbagai proses pekerjaan serta pelatihan di Distrik Saifi ini. Infrastruktur yang layak adalah kunci untuk membuka potensi dan memastikan bahwa perjuangan kami tidak sia-sia.

​Penulis: Jansen N.C.G Segeit

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sampah, Kesadaran, dan Tanggung Jawab Bersama

RSUD Sele Be Solu Ungkap Kondisi Tiga Korban Insiden Penembakan Maybrat, Hasil Visum Diserahkan kepada Polisi

Aksi Demonstrasi Spontan CPNS Formasi 2024