Kantor Dinas Tenaga Kerja Didatangi Pencari Kerja di Papua Barat Daya

Dukumentasi : Istimewa Pencaker OAP 
Sorong, Papua Barat Daya – Sejumlah pencari kerja (pencaker) mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, pada Rabu (5/8/2026), untuk mengikuti proses penerimaan tenaga kerja yang bekerja sama dengan PT Matahari Tbk.

Salah seorang pencari kerja yang enggan disebutkan namanya mengaku mengapresiasi Forum Pencari Kerja Orang Asli Papua (OAP) yang telah membantu memfasilitasi para pencari kerja, khususnya anak-anak Papua yang masih menganggur, sehingga dapat mengikuti proses rekrutmen yang diselenggarakan PT Matahari Tbk bersama Dinas Tenaga Kerja Kota Sorong.

Menurutnya, proses verifikasi berkas lamaran dilakukan pada 4–5 Agustus 2026 sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh perusahaan.

Ia mengatakan jumlah pencari kerja di Kota Sorong terus bertambah, sementara peluang kerja masih sangat terbatas. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

"Apabila pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi tidak memberikan perhatian terhadap para pencari kerja, dikhawatirkan akan muncul berbagai persoalan sosial, seperti meningkatnya angka pengangguran, tindak kriminalitas, penyalahgunaan minuman keras, hingga berbagai bentuk kenakalan pemuda akibat minimnya kesempatan kerja," ujarnya.



Sementara itu, Koordinator Forum Pencari Kerja Orang Asli Papua, Jalvin Kareth, mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar para pencari kerja, khususnya Orang Asli Papua, memperoleh kesempatan bekerja.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya forum telah melakukan audiensi dengan PT Matahari Tbk untuk meminta agar perusahaan memberikan kesempatan kepada pencari kerja asal Papua Barat Daya. Menurutnya, hasil dari komunikasi tersebut mulai terlihat melalui proses rekrutmen yang kini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Sorong.

Jalvin juga mendesak Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Tenaga Kerja agar memperketat pengawasan terhadap setiap perusahaan yang berinvestasi di daerah tersebut.

Menurutnya, setiap perusahaan yang beroperasi di Papua Barat Daya perlu memiliki komitmen untuk memberikan kesempatan kerja kepada pemuda dan pemudi, khususnya Orang Asli Papua, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka pengangguran di daerah. (Y.S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sampah, Kesadaran, dan Tanggung Jawab Bersama

RSUD Sele Be Solu Ungkap Kondisi Tiga Korban Insiden Penembakan Maybrat, Hasil Visum Diserahkan kepada Polisi

Aksi Demonstrasi Spontan CPNS Formasi 2024